Senin, 08 Februari 2010

Review Kepengurusan Selama 1 Tahun

Keadaan awal ketika serah terima dari PT Waskita Karya ke Pengurus RW 08 secara umum,

  1. Gambar cetak biru untuk seluruh jaringan pipa air bersih tidak ada.
  2. Instalasi pipa baik di RT 01 sampai RT 05 (Bukit Diponegoro) banyak terjadi kebocoran dan instalasi air pipa air di RT 06 (Permata hijau) dalam keadaan kotor.
  3. Banyak meteran air yang tidak berfungsi (macet dsb) dan banyak rumah yang tidak menggunakan meteran air (sistem pembayaran tetap).
  4. Administrasi kurang update, banyak pelanggan tidak terakomodir dan banyak pelanggan dengan sistem pembayaran flat (penggunaan debit air tidak terkontrol).
  5. Sumur baru yang dibuat (dekat masjid Al quds) airnya tidak memenuhi syarat (banyak mengandung logam besi Fe).
  6. Terjadi kebocoran di instalasi pipa antara pompa dan tandon di Bukit diponegoro sehingga menyebabkan pompa running hampir 24 jam.
  7. Perawatan berkala dari pompa bukit diponegoro dan permata hijau belum dijalankan secara optimal dan respon terhadap kerusakan mendadak kurang cepat atau lamban.

Hal yang sudah dijalankan oleh pengurus yang baru, secara umum sebagai berikut:

  1. Berusaha menangani semua kobocoran pipa di daerah bukit diponegoro dan permata hijau.
  2. meteranisasi ulang terhadap seluruh pelanggan lama dengan tidak memungut biaya apapun, sedangkan untuk pelanggan baru dikenai biaya sesuai dengan keputusan rapat pengurus RW 08.
  3. Menertipkan administrasi dan data pelanggan untuk meningkatkan income pendapatan yang selajutnya digunakan untuk operasional, pembuatan sistem kwitansi yang baru (file sistem kwitansi yang lama tidak ada).
  4. Mengubah status langganan listrik untuk 3 pompa dari rumah tangga ke social.
  5. Perawatan pompa di bukit diponegoro dan permata hijau (termasuk menangani keadaan darurat yang sering terjadi di permata hijau).
  6. Mencari sumber mata air baru, yaitu dengan mangalirkan air dari sendang di dengkek sari ke jaringan pipa.
  7. Mencari dukungan finansial dari pihak lain (sistem kredit), untuk kelancaran operasional.
  8. Memberikan sumbangan ke RW, dalam bentuk bantuan pembiayaan kegiatan sosial (pembersihan jalan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum).

Yang akan dilakukan dalam waktu mendatang,

  1. Meningkatkan keandalan penyediaan air di bukit diponegoro dengan lebih mengoptimalkan air dari sendang dengan dibuatkan tandon dengan kapasitas 21 kubik, rencana alokasi dana 5 jt sampai 6 jt.
  2. Meningkatkan keandalan penyediaan air di bukit diponegoro dengan membuat tandon air antara (tandon air sementara di Blok E) dengan sumber air independen dari blok E, lengkap dengan sistem pompa, rencana alokasi dana 4 jt sampai 5 jt.
  3. Meningkatkan keandalan penyediaan air di permata hijau dengan pengadaan pompa air submersibel dengan daya 2 hp, rencana alokasi dana 7 jt sampai 10 jt.
  4. Membuat sumur baru di bukit diponegoro di dekat sumur lama, menngingat casing sumur lama mengalami penyempitan, rencana alokasi dana 20 jt sampai 25 jt.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar